Showing posts with label Penyakit ternak. Show all posts
Showing posts with label Penyakit ternak. Show all posts

Cara Mengatasi dan Mengobati Pilek Ayam (SNOT)


Penyakit Ternak - Penyakit SNOT atau pilek ada ternak ayam merupakan penyakit yang biasanya menyerang ayam ketika terjadi pergantian musim. Selain ganti musim, serangan pilek ayam biasanya juga menyerang ternak ayam yang dipelihara di kandang yang kondisinya lembab dan dingin.

Penyakit pilek ayam alias SNOT ini disebabkan oleh bakteri haemophilus galloinarum dan dapat menyerang semua umur ayam terutama menyerang anak ayam.


Pilek ayam dapat menyebar secara cepat melalui makanan, minuman dan udara. Untuk itu untuk mencegah penyebaran penyakit pilek ini, peternak ayam harus segera memindahkan ayam yang sedang sakit ke kandang khusus untuk dikarantina.

Ciri Ayam Terkena Pilek

Ternak ayam yang terserang pilek ayam atau SNOT akan menunjukkan gejala seperti di bawah ini :
  1. Ayam yang terserang SNOT akan menunjukkan pengeluaran cairan air mata
  2. Ayam terlihat mengantuk dengan sayapnya turun atau menggantung
  3. Keluar lendir dari hidung, kental berwarna kekuningan dan berbau khas.
  4. Ayam akan bersin-bersin dan mengguncangkan kepalanya untuk mengeluarkan cairan hidung.
  5. Ayam akan mengorok dan sukar bernafas.
  6. Nafsu makan turun dan pertumbuhannya menjadi lambat
  7. Cara Mencegah Pilek Ayam
Untuk mencegah Pilek Ayam bisa dilakukan dengan melakukan sanitasi kandang yang baik. Usahakan agar kandang selalu terjaga kebersihannya.

Kandang sebaiknya terkena sinar matahari langsung sehingga mengurangi kelembaban. Kandang yang lembab dan basah akan memicu serangan penyakit SNOT.

Selain itu penting dilakukan vaksinasi Coeryza untuk mencegah penyakit SNOT. Hindarkan pula memelihara ayam dengan umur yang berbeda dalam satu kandang

Cara Mengobati Pilek Ayam

Ayam terserang SNOT harus segera dipisahkan dari kandang (kelompok) ayam yang sehat. Untuk mengobati ayam yang terlanjur terkena SNOT bisa dilakukan dengan obat kimia diantaranya :

  1. Sulfatiasol.
  2. Sulfadimetoksin.
  3. Streptomisin.
  4. Sulfametasin.
  5. Sulfamerasin.
  6. Eritromisin.
  7. Vibravet (soluble powder) dengan takaran 4 gram dicampur 1 liter air minum, diberikan 4-5 hari.

Ramuan Herbal Untuk Pilek Ayam

Selain menggunakan obat kimia, ada beberapa peternak ayam yang menggunakan ramuan herbal untuk mengobati pilek ayam. Ramuan herbal yang dapat digunakan :

  1. Tepung beras padi 150 gram.
  2. Kencur 100 gram, ditumbuk halus.
  3. Jahe sebanyak 25 gram atau kurang lebih 1 jari tangan, diparut.
  4. Bahan tersebut digilas dengan pipisan (lumpang) hingga halus dan tercampur merata.
  5. Ramuan ini dibentuk pil sebesar biji jagung, lalu dijemur hingga kering.
  6. Pil disuapkan pagi dan sore hari

Inilah Penyebab Penyakit Pada Burung Kenari

Penyebab Penyakit Pada Burung Kenari
Penyakit Ternak - Setiap makhluk hidup tak luput dari suatu penyakit, begitu juga dengan burung kenari. Beberapa teman kerap menanyakan kepada saya bagaimana cara mengatasi kenari yang sakit sekaligus cara menyembuhkan kenari yang sedang sakit. Untuk menjawab pertanyaan tersebut memang tidaklah mudah.


Dalam tulisan ini kami akan mengenalkan tentang penyebab penyakit pada burung kenari. Ternyata penyakit yang menjangkit kenari dapat disebabkan oleh banyak faktor yang secara khusus meliputi:

  • Virus. Penyakit pada kenari yang disebabkan oleh suatu virus mempunyai efek yang sangat signifikan dimana cepat menyebar dan dapat menjangkit burung atau makhluk hidup lainnya. Penyakit kenari yang disebabkan oleh virus antara lain influenza, orithosis dan new castle.
  • Bakteri. Burung kenari pun mampu dihinggapi oleh bakteri-bakteri jahat. Penyakit yang seringkali mengidap kenari yang disebabkan oleh bakteri misalnya saja diare dan TBC.
  • Jamur. Parasit ini biasanya menyerang saluran pernapasan dan bahkan saluran pencernaan. Jamur seringkali menyebabkan pembengkakan pada saluran pernapasan kenari. Jamur pun mampu menyerang bagian luar seperti kaki dan bagian kelopak mata.
  • Amoeba dan Protozoa. Biasanya berbentuk kista dan menyerang kenari saat masih di dalam telur. Efek yang ditimbulkan pun terbilang akut dimana kenari akan mengalami pendarahan di dalam tubuh.
  • Tungau. Termasuk dari spesies serangga dan tidak tahan panas. Beberapa jenis tungau yang menyerang kenari adalah tungau merah, tungau bulu dan tungau guil. Tungau ini mudah ditemui jika kondisi kandang/sangkar tidak bersih. 
  • Cacing. Sering juga disebut sebagai penyakit cacingan. Jenis-jenis cacing yang mampu menyerang kenari adalah: cacing pita, cacing gelang dan cacing rambut.
  • Kutu. Makhluk kecil ini dapat membuat bulu kenari menjadi rontok dan kenari merasa gatal. Pada dasarnya kutu akan menghisap darah kenari sehingga tergolong organisme parasit.
Untuk mengatasi beberapa penyakit di atas maka diperlukan perhatian dan perawatan yang baik. Perhatian dapat meliputi kecermatan dan intensitas terhadap kondisi burung agar selalu sehat. Perawatan yang baik dapat meliputi kebersihan kandang, pakan yang baik, vitamin dan gizi yang cukup serta penjemuran yang cukup.(sumber budidayanews)